SEHATKAN.COM - Banyak obat sakit kepala yang tersedia di warung-warung terdekat ataupun apotek, namun biasanya obat-obatan ini memiliki kandungan yang sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Kebanyakan dari Anda mungkin lebih memilih menghentikan aktivitas dan beristirahat. Tetapi dengan cara ini dirasa kurang ampuh untuk mencegah rasa pusing datang kembali.
Sebenarnya, ada berbagai macam obat tradisional yang dapat Anda konsumsi tanpa harus meminum obat-obatan kimia. Di bawah ini ramuan obat pusing tradisional yang bisa Anda coba.
1. Jeruk Nipis
· Setengah lembar daun jeruk nipis
· Satu buah jeruk nipis
Tumbuklah setengah lembar daun jeruk nipis tersebut sampai halus. Kemudian masukkan ke dalam sebuah wadah. Campur dengan menggunakan perasan jeruk nipis aduk hingga rata. Cara menggunakan obat pusing tradisional ini dengan diusapkan pada bagian bahu, tengkuk dan pelipis.
2. Kangkung
· Setengah genggam batang dan daun kangkung
Cucilah kangkung sampai bersih, lebih baik jika Anda menggunakan air yang mengalir. Setelah itu tiriskan. Gunakan batang serta daun kangkung ini sebagai lalapan sehari 3 kali pada waktu makan.
3. Kacang Hijau
· Segelas kacang hijau
· Air tiga gelas
Cara membuat obat pusing tradisional ini denganmencuci bersih kacang hijau. Rebus hingga mendidih. Kemudian Anda dapat mengkonsumsi air rebusan ini selagi hangat.
4. Madu, teh dan jeruk
· Satu sendok makan madu
· ¾ gelas teh kental
· ½ sendok teh air jeruk nipis
Campur semua bahan tersebut hingga rata, minumlah 2-3 kali dalam sehari.
5. Bangle
· 1 rimpang bangle
· Air secukupnya
Bangle dicuci sampai bersih kemudian parut. Campurkan dengan menggunakan air secukupnya sehingga tampak seperti bubur. Tempelkan pada dahi.
6. Daun Kencur
· 2-3 lembar daun kencur
Tumbuk halus daun kencur tersebut dan usapkan pada dahi.
7. Umbi Bawang Putih
· Umbi bawang putih secukupnya
Cara membuat obat pusing tradisional ini sangatlah mudah, Anda hanya tinggal menumbuknya sampai halus kemudian digunakan untuk mengkompres dahi.
8. Daun Gandarusa dan Lada
· Daun gandarusa segar
· Butir lada
· Air secukupnya
Tumbuk sampai halus daun gandarusa dan juga lada. Usapkan pada pelipis dahi, lebih baik lagi jika dibalut dengan menggunakan kain basah. Pengobatan ini dapat diulang 3 jam sekali.
9. Daun Halia
· 2-3 lembar daun halia
· Air secukupnya
Cuci bersih daun halia kemudian tumbuk sampai halus, tambahkan sedikit air dan oleskan pada bagian dahi.
10. Melati
· Satu genggam daun melati muda
· 10 buah bunga melati
Cara memanfaatkan obat pusing tradisional yang terakhir yaitu cuci bersih daun dan bunga melati, tumbuk atau diremas-rema sampai halus, tambahkan sedikit air kemudian aduk rata. Usapkan pada kening dan dada.
Apabila Anda sudah menggunakan berbagai macam obat pusing tradisional di atas dan masih saja merasa pusing, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Karena ditakutkan rasa pusing tersebut adalah salah satu tanda penyakit kronis.
Sebenarnya, ada berbagai macam obat tradisional yang dapat Anda konsumsi tanpa harus meminum obat-obatan kimia. Di bawah ini ramuan obat pusing tradisional yang bisa Anda coba.
1. Jeruk Nipis
· Setengah lembar daun jeruk nipis
· Satu buah jeruk nipis
Tumbuklah setengah lembar daun jeruk nipis tersebut sampai halus. Kemudian masukkan ke dalam sebuah wadah. Campur dengan menggunakan perasan jeruk nipis aduk hingga rata. Cara menggunakan obat pusing tradisional ini dengan diusapkan pada bagian bahu, tengkuk dan pelipis.
2. Kangkung
· Setengah genggam batang dan daun kangkung
Cucilah kangkung sampai bersih, lebih baik jika Anda menggunakan air yang mengalir. Setelah itu tiriskan. Gunakan batang serta daun kangkung ini sebagai lalapan sehari 3 kali pada waktu makan.
3. Kacang Hijau
· Segelas kacang hijau
· Air tiga gelas
Cara membuat obat pusing tradisional ini denganmencuci bersih kacang hijau. Rebus hingga mendidih. Kemudian Anda dapat mengkonsumsi air rebusan ini selagi hangat.
4. Madu, teh dan jeruk
· Satu sendok makan madu
· ¾ gelas teh kental
· ½ sendok teh air jeruk nipis
Campur semua bahan tersebut hingga rata, minumlah 2-3 kali dalam sehari.
5. Bangle
· 1 rimpang bangle
· Air secukupnya
Bangle dicuci sampai bersih kemudian parut. Campurkan dengan menggunakan air secukupnya sehingga tampak seperti bubur. Tempelkan pada dahi.
6. Daun Kencur
· 2-3 lembar daun kencur
Tumbuk halus daun kencur tersebut dan usapkan pada dahi.
7. Umbi Bawang Putih
· Umbi bawang putih secukupnya
Cara membuat obat pusing tradisional ini sangatlah mudah, Anda hanya tinggal menumbuknya sampai halus kemudian digunakan untuk mengkompres dahi.
8. Daun Gandarusa dan Lada
· Daun gandarusa segar
· Butir lada
· Air secukupnya
Tumbuk sampai halus daun gandarusa dan juga lada. Usapkan pada pelipis dahi, lebih baik lagi jika dibalut dengan menggunakan kain basah. Pengobatan ini dapat diulang 3 jam sekali.
9. Daun Halia
· 2-3 lembar daun halia
· Air secukupnya
Cuci bersih daun halia kemudian tumbuk sampai halus, tambahkan sedikit air dan oleskan pada bagian dahi.
10. Melati
· Satu genggam daun melati muda
· 10 buah bunga melati
Cara memanfaatkan obat pusing tradisional yang terakhir yaitu cuci bersih daun dan bunga melati, tumbuk atau diremas-rema sampai halus, tambahkan sedikit air kemudian aduk rata. Usapkan pada kening dan dada.
Apabila Anda sudah menggunakan berbagai macam obat pusing tradisional di atas dan masih saja merasa pusing, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Karena ditakutkan rasa pusing tersebut adalah salah satu tanda penyakit kronis.

Komentar
Posting Komentar