Sehatkan - Virus Zika merupakan virus yang sejak akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 ini sangat populer dan menjadi virus yang paling ditakuti saat ini. Virus Zika mulai menjalar di Amerika Selatan, namun kini mulai menyebar ke Amerika utara hingga Kanaada. Bahkan kini virus tersebut mulai menjalar ke bagian dunia lain seperti Eropa, Afrika dan Asia.
Kekhawatiran yang paling dirasa berbahaya bagi penderita virus zika adalah apabila penderita virus ini merupakan seorang ibu hamil. Penderita virus Zika yang merupakan ibu hamil bisa membahayakan bagi janin yang dikandungnya. Bahkan beberapa kasus di Amerika Selatan ditemukan kecacatan pada anak yang lahir dari seorang Ibu yang menderita penyakit akibat virus Zika.
![]() |
| Gigitan Nyamuk Aedes aegypti |
Melihat fenomena penyebaran dan bahaya virus zika tersebut, sudah sepatutnya bagi kita memahami gejala-gejala yang mungkin terjadi akibat dari virus tersebut. Gejala bagi orang yang terjangkit virus ini sebenarnya hampir sama dengan infeksi virus akut pada umumnya, yaitu panas yang berkepanjangan hingga sampai tujuh hari, mata memerah, badan terasa linu serta sakit kepala yang hebat.
Kekhawatiran yang paling dirasa berbahaya bagi penderita virus zika adalah apabila penderita virus ini merupakan seorang ibu hamil. Penderita virus Zika yang merupakan ibu hamil bisa membahayakan bagi janin yang dikandungnya. Bahkan beberapa kasus di Amerika Selatan ditemukan kecacatan pada anak yang lahir dari seorang Ibu yang menderita penyakit akibat virus Zika.
Disamping menyebabkan kecacatan bagi bayi yang lahir dari seorang ibu yang menderita penyakit Zika, penyakit akibat virus Zika ini juga dapat mengakibatkan kematian bagi para penderitanya. Virus Zika merupakan virus yang dikategorikan menjadi virus yang berbahaya bagi manusia, hingga saat ini belum ditemukan obat maupun vaksin yang benar-benar bisa menangkal dan menyembuhkan penyakit ini.
Penyebaran Zika ini sama persis dengan penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD) yakni melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Selain dengue, A. aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning, chikungunya, dan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika (sumber: Wikipedia).
Meskipun belum dijumpai obat, vaksin maupun antivirus ini, namun jika kita menemui adanya penderita penyakit akibat virus Zika, kita harus melakukan beberapa tindakan. Tindakan penanganan bagi penderita penyakit Zika antara lain dengan cara menghilangkan gejala dengan mengkonsumsi obat penurun panas, istirahat dengan cukup, memeperbanyak minum air putih, serta mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar protein yang tinggi. Hal itu diharapkan mampu melawan keganasan dari virus Zika tersebut. (an)

Nyamuk memang berbahya, maka dari itu kita harus tetap jaga ruangan agar tetap bersih dan bebas nyamuk. Kompassehat.com
BalasHapus