Sebelum kita lebih lanjut mengetahui tentang kanker tenggorokan, ada baiknya sedikit kita mencari tahu apa yang sebenarnya menjadi momok menakutkan bagi kehidupan seluruh orang di dunia ini. Ya, kanker memang saat ini menjadi musuh utama kehidupan manusia di dunia karena kanker menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. kanker ditandai dengan muncul atau tumbuhnya sel yang tidak normal di dalam tubuh manusia yang tak memandang usia dan jenis kelamin korbannya.
![]() |
| Kanker tenggorokan |
Sel abnormal dalam kanker tersebut bisa tumbuh pada jaringan bahkan organ manusia, penyakit ini bisa juga mengganggu kerja organ dan juga dapat menyebar ke organ yang lainnya dengan sangat cepat.
Salah satu jenis kanker yang sekarang sering ditemui adalaha kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan adalah kanker yang tumbuh pada jaringan yang ada di bagian tenggorokan manusia seperti laring, pita suara dan lain sebagainya. Kanker tenggorokan pada dasarnya adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh di area tenggorokan, larynx (kotak suara), dan tonsil. kanker tenggorokan dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa.
Penyebab Kanker Tenggorokan
Kanker tenggorokan termasuk jenis kanker yang unik, dimana penyakit ini disebabkan oleh hal-hal yang kadang tidak begitu diperhatikan. Gejala penyakit ini juga terkadang dianggap sebagai gejala biasa saja yang dapat sembuh dengan sendirinya dan pada dasarnya penyebab penyakit ini masih belum diketahui secara pasti. Para ahli berpendapat bahwa Kanker tenggorokan disebabkan oleh beberapa hal seperti:
- Sering merokok
- Mengkonsumsi alkohol
- Pembesaran pada kelenjar tiroid atau gondok kronis
- Faktor genetik
Gejala kanker tenggorokan
Penyakit kanker biasanya memiliki gejala yang tidak jauh dari tempat penyakit ini tumbuh seperti halnya jika seseorang menderita kanker paru-paru maka dia akan mengalami sesak nafas. Begitu juga dengan kanker tenggorokan, meskipun begitu, penyakit kanker tenggorokan memiliki beberapa gejala umum terjadi yaitu: berkeringat pada malam hari, sering merasa demam, berat badan menurun, merasa kelelahan dan nafsu makan berkurang atau bahkan hilang.
Selain gejala umum diatas, kanker tenggorokan juga memiliki gejala khusus yang antara lain:
- Batuk yang berkepanjangan
- Tenggorokan mengalami pembengkakan atau terdapat benjolan
- Merasa ada yang menyangkut di tenggorokan
- Suara berubah
- Susah menelan makanan.
- Susah bernafas
- Sering sembelit atau bahkan diare
- Pembengkakan kelenjar getah bening
Penyembuhan Kanker Tenggorokan
Sebelum tervonis menderita kanker tenggorokan alangkah baiknya jika kita selalu berjaga-jaga untuk menghindari penyakit ini. Salah satu cara menghindari kanker tenggorokan adalah dengan melakukan pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan merokok dan meminum alkohol.
Sementara itu jika telah divonis oleh dokter bahwa telah menderita penyakit ini, beberapa metode penyembuhan yang umum digunakan menjadi jalan satu-satu nya yang akan dilakukan oleh dokter ahli nya. metode penyembuhan yang dilakukan biasanya bergantung pada level atau stadium kanker tersebut. Beberapa metode penyembuhan kanker tenggorokan yang biasa dilakukan adalah:
Terapi radiasi
Kanker stadium awal biasanya diobati dengan menggunakan cara ini. Terapi radiasi menyalurkan partikel berenergi tinggi seperti X-ray untuk melumpuhkan sel-sel ganass penyebab kanker.
Pembedahan
Kanker juga dapat diobati dengan cara melakukan pembedahan pada bagian tubuh yang terkena penyakit tersebut. namun terkadang kanker dapat menjalar ke jaringan atau organ tubuh yang sifatnya kompleks sehingga sangat sulit untuk melakukan pembedahan.
Kemoterapi
Kemoterapi yaitu memanfaatkan bahan kimia yang diinject ke dalam tubuh untuk membunuh sel-sel kanker. Biasanya metode ini dilakukan berkolaborasi dengan terapi radiasi agar dapat membunuh sel-sel kanker dengan cepat.
Terapi obat yang ditargetkan
Dalam kasus kanker tenggorokan, dokter biasanya memberikan obat berupa Cetuximab yang harus dikonsumsi dalam waktu yang telah ditentukan oleh dokter untuk melemahkan sel-sel kanker. Pemberian obat ini juga tetap dikombinasikan dengan cara penyembuhan lain seperti terapi radiasi dan kemoterapi.

Komentar
Posting Komentar